Walikota Batam Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si.
BATAM, KEPRI24JAM.COM – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kepulauan Riau tidak hanya menguji kemampuan jurnalistik. Ujian ini juga menguji integritas wartawan.
Sebanyak 36 wartawan mengikuti UKW PWI Kepri di Balairung Sari BP Batam, Jumat-Sabtu (18-19/9/2026).
Peserta mengikuti ujian dalam tiga jenjang kompetensi. Sebanyak 15 wartawan mengikuti tingkat Muda. Sebanyak 14 wartawan mengikuti tingkat Madya. Tujuh wartawan mengikuti tingkat Utama.
Direktur UKW PWI, Dr. Aat Surya Safaat, menegaskan pentingnya kejujuran selama ujian. Ia meminta seluruh peserta mengikuti proses sesuai aturan.
Aat melarang peserta menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama ujian. Menurutnya, penggunaan AI dapat berkaitan langsung dengan integritas peserta.
“Peserta tidak diperbolehkan menggunakan artificial intelligence (AI) selama pelaksanaan ujian,” kata Aat saat memberikan pengarahan sebelum ujian.
Aat mengatakan UKW harus menjadi ruang untuk mengukur kemampuan wartawan. Ujian juga menjadi sarana untuk memperkuat tanggung jawab profesi.
Menurut Aat, wartawan membutuhkan kompetensi dalam menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan juga harus menjaga integritas saat bekerja.
Kompetensi tanpa integritas dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pers. Karena itu, wartawan harus menjalankan profesinya secara bertanggung jawab.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan pesan serupa melalui video. Amsakar tidak hadir langsung karena mengikuti rapat dengar pendapat di DPR RI.
Amsakar menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PWI Kepri dan seluruh peserta kegiatan kewartawanan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 17-19 September 2026 di Batam.
Amsakar berharap UKW melahirkan wartawan yang profesional dan kompeten. Ia juga berharap wartawan tetap independen dan berintegritas.
Menurut Amsakar, wartawan memiliki peran penting dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, karya jurnalistik harus akurat dan berimbang.
Amsakar juga mengajak insan pers ikut mendorong kemajuan Batam. Ia berharap pers dapat memberi kontribusi melalui pemberitaan yang berkualitas.
“Wartawan kompeten, pers berintegritas, Batam semakin hebat,” ujar Amsakar.

