Agenda IkabadraFest dan Grand Alumni Reunion 2026 di Auditorium Kampus Pusat UJB, Yogyakarta, Sabtu (10/10/2026)
YOGYAKARTA, KEPRI24JAM.COM – Reuni alumni tidak cukup hanya mempertemukan lulusan dan mengenang masa kuliah.
Kontribusi nyata bagi mahasiswa dan pengembangan kampus menjadi tantangan yang harus dijawab Ikatan Keluarga Alumni Universitas Janabadra (Ikabadra).
Salah satu langkah yang diperkenalkan dalam IkabadraFest dan Grand Alumni Reunion 2026 ialah Janabadra Legacy Scholarship.
Program ini dirancang untuk menghimpun donasi alumni bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.
Ketua Panitia IkabadraFest dan Grand Alumni Reunion 2026, Hersona Bangun, mengatakan alumni memiliki tanggung jawab untuk mendukung almamater.
Menurutnya, hubungan dengan kampus seharusnya tetap berlanjut setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
“Ketika sudah alumni, berpikirlah apa yang bisa kita berikan ke kampus, bukan apa yang bisa kita dapatkan dari kampus,” ujar Hersona Bangun, alumnus Fakultas Hukum angkatan 2002, Sabtu (10/10/2026).
Ia juga menekankan kehadiran para alumni merupakan bentuk bakti dan pengabdian kepada almamater. Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah kegiatan alumni.
Keberhasilan reuni tidak hanya bergantung pada kemeriahan acara, tetapi juga pada program yang berkelanjutan dan memberi manfaat langsung.
Janabadra Legacy Scholarship menjadi salah satu program yang diharapkan dapat memperkuat dukungan alumni terhadap mahasiswa.
Pelaksanaannya membutuhkan partisipasi nyata para lulusan agar bantuan pendidikan dapat menjangkau penerima yang membutuhkan.
Hersona berharap program tersebut mendorong lebih banyak alumni untuk kembali terlibat dalam kegiatan kampus. Ia juga meminta dukungan agar program beasiswa dapat diwujudkan.
“Kami berharap alumni kembali ke Janabadra dengan membawa prestasi dan kontribusi. Mohon program beasiswa ini dapat terealisasi dan memberikan manfaat bagi mahasiswa,” katanya.
Program tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Ikabadra untuk membangun partisipasi alumni secara luas.
Dukungan yang terorganisasi diperlukan agar gagasan kepedulian tidak berhenti pada acara peluncuran.
Ikabadra juga berupaya mempertemukan mahasiswa dengan alumni dari berbagai bidang profesi.
Salah satunya melalui Education Expo yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Forum tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memelajari pengalaman kerja dan perkembangan dunia profesional.
Pertemuan itu juga berpotensi membuka akses terhadap informasi karier, magang, dan jejaring industri.
Ketua Ikabadra, Doni Indratno, mengatakan banyak lulusan Universitas Janabadra telah berkiprah di pemerintahan maupun sektor swasta.
Ia berharap alumni yang belum aktif dapat bergabung dalam kegiatan organisasi.
“Saya berharap reuni kali ini bisa mengajak teman-teman yang belum bergabung agar berpartisipasi. Jangan sampai yang terlihat hanya orang-orang yang itu-itu saja,” ungkap Doni.
Menurutnya, keterlibatan alumni dari berbagai angkatan akan memperluas potensi kerja sama.
Jejaring tersebut diharapkan tidak hanya menguntungkan organisasi, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dan kampus.
Rektor Universitas Janabadra, Dr Risdiyanto ST MT mengapresiasi keterlibatan alumni dalam berbagi pengalaman dengan mahasiswa.
Ia meminta mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan sebelum memasuki dunia kerja.
“Adik-adik mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan ilmu dari kakak-kakak kelas yang telah sukses,” tutur Risdiyanto.
IkabadraFest dan Grand Alumni Reunion 2026 berlangsung pada 10–11 Oktober 2026. Kegiatan ini sekaligus berempena dengan Dies Natalis ke-68 Universitas Janabadra.
Panitia menjadwalkan sejumlah agenda pada hari kedua Minggu (11/10/2026) di kampus terpadu UJB, Trini.
Kegiatan tersebut meliputi gowes bersama, senam zumba, pemeriksaan kesehatan gratis, terapi gratis, serta agenda karier dan sosial.
Rangkaian acara juga mencakup lima pilar, yakni Jana Charity, Jana Sport, Jana Creativity, Jana Expo, dan Jana Karir.
Seluruhnya dirancang untuk mempertemukan alumni sekaligus memperluas ruang partisipasi dalam kegiatan kampus.
Namun, ukuran penting dari kegiatan tersebut terletak pada tindak lanjutnya.
Program beasiswa perlu diwujudkan, jejaring profesional perlu dibuka bagi mahasiswa, dan kolaborasi perlu dijaga setelah acara berakhir.
Reuni akan memiliki nilai lebih apabila menghasilkan dukungan pendidikan dan peluang pengembangan bagi generasi berikutnya.
Bagi Ikabadra, komitmen itu menjadi ujian untuk membuktikan bahwa hubungan alumni dengan almamater bukan sekadar seremonial, melainkan tanggung jawab yang berkelanjutan.

