Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu Panti Asuhan Miftahul Ulum saat kegiatan binrohtal personel Polsek Nongsa Batam, Kamis (24/9/2026)
BATAM, KEPRI24JAM.COM – Ada senyum sederhana yang menghangatkan suasana pagi di musala Al-Ikhlas Mapolsek Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/9/2026).
Senyum itu datang dari 10 anak yatim piatu Panti Asuhan Miftahul Ulum. Mereka hadir dalam kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) personel Polsek Nongsa Batam.
Di tengah kegiatan itu, Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra menyerahkan santunan kepada mereka. Satu per satu anak menerima santunan tersebut.
Wajah mereka tampak ceria. Suasana pun terasa hangat. Bagi anak-anak, pagi itu bukan hanya tentang bantuan yang mereka terima. Ada perhatian yang ikut hadir bersama pemberian itu.
“Binrohtal menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan introspeksi diri. Personel harus semakin mengedepankan sikap humanis saat melayani masyarakat,” ujar Eko Chandra.
Bagi personel Polsek Nongsa, binrohtal bukan sekadar kegiatan rutin. Kegiatan itu menjadi ruang untuk menata kembali hati dan sikap sebelum kembali menjalankan tugas.
Nilai keagamaan diharapkan tumbuh dalam perilaku sehari-hari. Polisi tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Polisi juga dapat hadir melalui kepedulian sosial. Pertemuan dengan anak-anak yatim pagi itu menjadi salah satu bentuk kepedulian.
Eko mengatakan pembinaan rohani penting untuk membentuk karakter personel. Nilai agama, kata dia, harus tercermin dalam kondisi apa pun saat menjalankan tugas.
“Landasan spiritual dan moral penting dalam membentuk sikap personel. Nilai itu harus tercermin saat polisi memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Binrohtal berlangsung di dua lokasi sesuai agama masing-masing. Personel beragama Islam mengikuti kegiatan di musala Al-Ikhlas dengan penceramah ustaz Ndang.
Setelah pembacaan surat Yasin dan doa, personel memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Sementara itu, personel beragama Nasrani mengikuti binrohtal di Pondok Bercerite.
Mereka mengikuti doa, nyanyian pujian dan pembacaan firman-firman Tuhan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.
Meski berlangsung di dua tempat, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang sama. Personel didorong memperkuat keimanan dan membangun sikap yang lebih baik dalam menjalankan tugas.
Eko mengatakan, anggota Polri membutuhkan kedisiplinan, etika dan moral dalam menjalankan tanggung jawab. Masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang menjaga keamanan.
Masyarakat juga membutuhkan polisi yang mau mendengar, memahami dan peduli. Kehadiran anak-anak panti asuhan Miftahul Ulum menjadi bagian penting dari pesan tersebut.
Santunan yang diberikan mungkin terlihat sederhana. Namun, perhatian tidak selalu harus hadir dalam bentuk besar. Kadang, sebuah kehadiran lebih dari cukup untuk membuat seseorang merasa diperhatikan.
Dalam kegiatan dihadiri Kanit Samapta Polsek Nongsa Iptu Yuliswan dan Kanit Lantas Polsek Nongsa Iptu Stepvanus Arperd Rikumahu.
Selain itu hadir Kanit Intelkam Ipda Donal, Ps. Kanit Propam Aipda Mardius, jajaran personel Polsek Nongsa Batam.

