Personel Polres Bintan dan polsek jajaran menandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba di Mako Polres Bintan, Kamis (29/10/2026), sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan memberantas penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian
BINTAN, KEPRI24JAM.COM – Polres Bintan memperkuat upaya pencegahan narkoba melalui pengawasan terhadap seluruh anggotanya.
Seluruh personel Polres Bintan dan polsek jajaran menandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba di Mako Polres Bintan, Kamis (29/10/2026).
Langkah ini menegaskan kewajiban setiap anggota Polri untuk menjauhi narkoba. Personel juga harus menjaga nama baik institusi dan mematuhi aturan yang berlaku.
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana melalui Kasihumas Polres Bintan AKP Hotma P. Bako menekankan pentingnya integritas setiap anggota.
Menurutnya, anggota kepolisian harus memberi contoh kepada masyarakat. Mereka juga harus menunjukkan sikap tegas terhadap penyalahgunaan narkotika.
“Anggota Polri harus menjaga diri dari narkoba. Kami tidak ingin aparat yang bertugas memberantas narkoba justru terlibat dalam pelanggaran tersebut,” ujar Hotma.
Ia menyebut pakta integritas tersebut sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan internal. Langkah itu juga bertujuan mencegah pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.
Polres Bintan akan menindak anggota yang terbukti menyalahgunakan atau mengedarkan narkoba. Penanganan pelanggaran akan mengikuti proses hukum dan aturan kode etik Polri.
Sanksi dapat mencakup pemberhentian tidak dengan hormat jika pelanggaran memenuhi ketentuan yang berlaku.
Hotma menegaskan, upaya pemberantasan narkoba harus berjalan seiring dengan pembenahan internal.
Setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan kerja tetap bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Penegakan hukum harus disertai keteladanan. Setiap anggota wajib menunjukkan komitmen nyata untuk menjauhi narkoba,” katanya.
Polres Bintan juga mengajak masyarakat berperan dalam mencegah peredaran narkotika. Warga dapat melaporkan dugaan tindak pidana narkoba kepada pihak kepolisian.
Hotma berharap kerja sama antara polisi dan masyarakat dapat memperkuat perlindungan terhadap generasi muda.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah peredaran narkoba. Perlindungan generasi muda membutuhkan kepedulian dan tindakan nyata dari semua pihak,” tutupnya.

