Nyonya Erlita Amsakar (kiri) saat menyerahkan hadiah di acara Jambore Kader PKK Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Sabtu (7/11/2026)
BATAM, KEPRI24JAM.COM – Keluarga yang kuat menjadi salah satu kunci membangun masyarakat yang sejahtera.
Karena itu, kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi berkualitas.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh kader PKK memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.
Ajakan itu disampaikan Amsakar saat membuka Jambore Kader PKK Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti kader PKK dari 12 kecamatan di Batam. Amsakar menegaskan, jambore bukan sekadar kegiatan perlombaan.
Pertemuan tersebut harus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, bertukar pengalaman, dan menyatukan langkah dalam melayani masyarakat.
“Melalui jambore ini, seluruh kader harus memiliki semangat yang sama dalam menjalankan peran serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Amsakar.
Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah.
Keterlibatan masyarakat juga menentukan keberhasilan berbagai program, terutama dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Amsakar juga mengingatkan kader PKK agar mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, cita-cita tersebut membutuhkan kerja bersama untuk mengatasi kemiskinan, meningkatkan pendidikan, dan memperkuat kualitas sumber daya manusia.
“Kita ingin Indonesia menjadi bangsa yang maju, mandiri, dan sejahtera pada 100 tahun kemerdekaan. Untuk mewujudkannya, keluarga harus menjadi fondasi utama,” pesannya.
Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, juga menekankan pentingnya membangun keluarga sebagai dasar kemajuan masyarakat.
“Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat. Jika keluarganya kuat, sehat, berdaya, dan berkarakter, Batam akan menjadi kuat,” ungkap Erlita.
Ia mengapresiasi partisipasi kader dari 12 kecamatan. Menurutnya, jambore menjadi kesempatan bagi kader untuk menambah pengetahuan, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan keterampilan.
Jambore tahun ini menghadirkan sembilan perlombaan. Peserta mengikuti lomba yel-yel PKK, penilaian tenda, simulasi lima langkah Posyandu, dan cerdas cermat.
Panitia juga menggelar lomba cipta menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pidato Ketua TP PKK Kelurahan, penyuluhan, rangking 1, dan outbound.
Seluruh perlombaan tersebut menguji pengetahuan, kreativitas, keterampilan, komunikasi, dan kekompakan kader.
Pembukaan jambore juga ditandai dengan penyerahan piala bergilir. Kecamatan Sekupang menyerahkan piala tersebut kepada ketua panitia sebagai juara umum pada penyelenggaraan sebelumnya.
Piala itu selanjutnya akan diperebutkan kembali oleh seluruh peserta. Pemko Batam berharap jambore ini dapat memperkuat peran kader PKK sebagai mitra pemerintah.
Melalui keluarga yang sehat, berdaya, dan berkualitas, Batam diharapkan mampu menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

