Camat Nongsa Batam Amuri (kiri) bersama Kapolsek Nongsa Batam AKP Eko Chandra
BATAM, KEPRI24JAM.COM – Persoalan air bersih mulai membayangi warga Batam seiring menurunnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir.
Kondisi itu terjadi ketika debit air di sejumlah waduk mengalami penyusutan. Aliran air ke permukiman warga pun mulai tersendat.
Situasi tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Nongsa Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mengajak masyarakat melakukan ikhtiar bersama melalui salat istisqa (meminta hujan).
Kegiatan itu akan digelar di kawasan DAM Nongsa Jumat (9/10/2026). Pelaksanaan dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Camat Nongsa Batam Amuri mengajak masyarakat melalui surat resmi bernomor 27/400.8.3.2/X/2026 tertanggal Kamis (8/10/2026).
“Kami Pemerintah Kecamatan Nongsa mengharapkan kehadiran masyarakat muslim untuk bersama-sama melaksanakan salat istisqa,” ujar Amuri.
Menurutnya, sejumlah unsur pemerintahan, keamanan, tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan juga mendapat undangan.
Unsur yang diundang Lanud beserta jajaran, Polsek Nongsa, Koramil 03 Nongsa, Stasiun Badan Keamanan Laut Kota Batam, dan Pos Angkatan Laut Telaga Punggur.
Termasuk Kepala KUA Kecamatan Nongsa dan Lembaga Adat Melayu juga masuk dalam daftar undangan.
Selain itu, Pemerintah kecamatan Nongsa mengajak perwakilan RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat dari Kelurahan Sambau, Batu Besar, dan Kabil.
Para imam dan pengurus masjid se-Kecamatan Nongsa juga diharapkan mengikuti kegiatan tersebut. Pengurus pondok pesantren, DMI, IPIM, MUI dan BKMT turut diajak hadir.
“Peserta diminta menyiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk pelaksanaan salat,” ujar Amuri lagi.
Salat istisqa merupakan ibadah sunah yang dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah agar diturunkan hujan.
Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar masyarakat menghadapi kondisi kering yang mulai memengaruhi ketersediaan air di wilayah Nongsa.
Di sisi lain, persoalan berkurangnya debit waduk menjadi perhatian penting bagi keberlangsungan pasokan air bersih.
Kondisi tersebut perlu terus dipantau agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Masyarakat kini menanti turunnya hujan sekaligus berharap kondisi sumber air Batam segera membaik.
Kapolsek Nongsa Batam AKP Eko Chandra menyambut baik pelaksanaan salat istisqa tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan yang melanda Batam.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Salat istisqa menjadi bagian dari ikhtiar bersama masyarakat muslim menghadapi kekeringan,” ujar AKP Eko Chandra.

