Pengawas Madrasah Kemenag Kota Batam, Hj. Muniroh, S.Pd.I., M.Pd., menghadiri kegiatan MGMP PAI dan Bahasa Arab tingkat MTs se-Kota Batam di MTs Al Amal Batam, Senin (2/11/2026)
BATAM, KEPRI24JAM.COM – Pendidikan bukan sekadar mengajarkan ilmu pengetahuan. Guru juga memiliki tanggung jawab menanamkan kasih sayang, akhlak, dan kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik.
Pesan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab tingkat MTs se-Kota Batam di MTs Al Amal Batam, Senin (2/11/2026).
Kegiatan ini dihadiri Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Muniroh. Pertemuan tersebut membahas penerapan Kurikulum Berbasis Cinta melalui pendekatan deep learning dan penguatan kesadaran ekoteologi.
Muniroh mengapresiasi terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, MGMP memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan guru.
“MGMP merupakan wadah strategis untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan inovasi pembelajaran. Forum ini juga mempererat silaturahmi antara guru madrasah negeri dan swasta di Kota Batam,” ujarnya.
Ia berharap para guru terus mengembangkan metode pembelajaran yang bermakna. Pendekatan deep learning diharapkan mampu mendorong pemahaman peserta didik secara lebih mendalam.
Sementara itu, penguatan ekoteologi diharapkan menumbuhkan kesadaran menjaga alam. Guru dapat menanamkan nilai kasih sayang dan tanggung jawab terhadap lingkungan melalui pembelajaran agama.
Pertemuan MGMP yang berlangsung secara berkala ini diharapkan meningkatkan mutu pembelajaran PAI dan Bahasa Arab di seluruh MTs Kota Batam.
Lebih dari itu, pendidikan madrasah diharapkan melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki rasa kasih sayang, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan.

