Pengurus PWI Kepri saat menggelar rapat terbatas Senin (14/9/2026) malam menyikapi tragedi di Pulau Setokok yang menewaskan dua wargaPengurus PWI Kepri saat menggelar rapat terbatas Senin (14/9/2026) malam menyikapi tragedi di Pulau Setokok yang menewaskan dua warga

BATAM, KEPRI24JAM.COM – PWI Kepulauan Riau menunda penyerahan Anugerah Warta Marwah (AWM) 2026 kepada lima tokoh.

Penundaan dilakukan karena suasana duka di Batam setelah bentrokan di Pulau Setokok menewaskan dua warga.

Keputusan itu diambil Pengurus PWI Kepri dalam rapat di Graha PWI, Batam Center, Senin (14/9/2026) malam.

Penyerahan penghargaan semula dijadwalkan pada rangkaian Pengukuhan Ulang Pengurus PWI Kepri, Kamis (17/9/2026).

Ketua PWI Kepri H. Saibansah Dardani mengatakan, PWI memilih tidak menggelar seremoni penghargaan ketika masyarakat masih berduka.

“Penghargaan bisa kita tunda. Tetapi rasa duka masyarakat tidak boleh kita abaikan. Penundaan bukan pembatalan,” ujar Saibansah, Senin petang.

Lima tokoh yang telah ditetapkan sebagai penerima tetap akan mendapatkan AWM 2026 pada waktu yang akan ditentukan kemudian.

Saibansah menilai AWM bukan sekadar acara seremonial. Penghargaan tersebut, kata dia, membawa pesan tentang penghormatan terhadap nilai dan marwah daerah.

“Ketika negeri sedang berduka, tentu kita harus tahu kapan waktunya berbicara tentang penghargaan dan kapan waktunya menundukkan kepala,” ujarnya.

Sebelum duka Setokok, lima tokoh telah ditetapkan sebagai penerima AWM 2026.

Mereka adalah Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, dan Kepala BP Batam Amsakar Achmad.

Selain itu Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan Ketua Umum LAM Kepri Kota Batam YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin.

Asep Safrudin memperoleh Benteng Negeri, Iman Sutiawan menerima Kemaritiman Madani dan Amsakar mendapat kategori Kepemimpinan Inovatif.

Sedangkan Li Claudia Chandra menerima Harmoni Negeri dan Muhammad Amin mendapat Kedaulatan Adat.

Kategori tersebut diberikan berdasarkan kontribusi masing-masing tokoh terhadap pembangunan, kehidupan sosial, keamanan, adat Melayu, serta masyarakat pesisir dan kepulauan di Kepri.

“Penghargaan tetap kami berikan. Para penerima tetap kami hormati. Hanya waktunya yang kami tunda sampai suasana memungkinkan,” tegas Saibansah.

Meski penyerahan AWM ditunda, PWI Kepri tetap menggelar Pengukuhan Ulang Pengurus PWI Kepri Sisa Masa Bakti 2023–2028 pada Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam Center. Kemudian dilanjutkan dengan Orientasi Kewartawanan dan Keanggotaan (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Saibansah mengatakan, PWI memisahkan agenda organisasi dengan seremoni penghargaan sebagai bentuk penghormatan terhadap kondisi masyarakat.

“Kami tetap menjalankan agenda organisasi. Tetapi untuk seremoni penghargaan, kami memilih menunda,” ujarnya.

By Kepri24Jam.Com

Kepri24Jam.Com adalah media online yang menyajikan berita terkini seputar Kepulauan Riau, meliputi Batam, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, Anambas, dan Tanjungpinang. Menyajikan informasi aktual, faktual, dan berimbang bagi masyarakat