TAMBELAN, KEPRI24JAM.COM – Warga Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau masih menunggu hujan akibat dilanda kekeringan sekitar 1,5 bulan.
Di tengah kondisi itu, kabut asap yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat Tambelan kini mulai berkurang.
Angin menjadi faktor yang membantu memperbaiki jarak pandang di wilayah tersebut.
Tiupan angin yang lebih kuat membuat asap cepat menyebar sehingga tidak lagi menumpuk seperti sebelumnya.
Camat Tambelan, Asmawi mengatakan, kondisi asap masih berubah mengikuti kekuatan angin. Saat angin melemah, kepulan asap kembali terlihat lebih pekat.
“Alhamdulillah, angin kencang turut membantu mengurangi ketebalan kabut asap,” ujar Asmawi, Senin (14/9/2026).
Meski keadaan mulai lebih baik, warga belum sepenuhnya terbebas dari paparan asap.
Pemerintah kecamatan tetap meminta masyarakat membatasi kegiatan di luar rumah.
Masker juga masih dianjurkan bagi warga yang harus beraktivitas di luar.
Imbauan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan selama kualitas udara belum sepenuhnya stabil.
Sekolah juga tetap menerapkan langkah perlindungan bagi siswa dan tenaga pendidik.
Kegiatan belajar mengajar berjalan normal, tetapi penggunaan masker diwajibkan.
Keputusan itu diambil melalui kesepakatan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambelan.
Pemerintah bersama unsur terkait juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko paparan asap.
Persoalan yang kini paling dinantikan warga adalah hujan. Guyuran hujan diharapkan tidak hanya membantu membersihkan udara, tetapi juga mengakhiri kekeringan yang sudah berlangsung cukup lama.

