Pangdam XXV/SMR Mayjen TNI Rionardo memberikan arahan kepada prajurit Kodim 0318/Natuna saat kunjungan kerja di Natuna, Rabu (4/11/2026)
NATUNA, KEPRI24JAM.COM – Pengabdian prajurit TNI di wilayah perbatasan tidak cukup hanya menjaga keamanan negara. Kehadiran mereka juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah (SMR), Mayjen TNI Rionardo, saat mengunjungi Makodim 0318/Natuna, Kabupaten Natuna, Rabu (4/11/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya loyalitas, disiplin, dan semangat pengabdian.
Menurutnya, prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan memiliki tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya menjaga kedaulatan NKRI, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
“Prajurit harus menjaga kehormatan satuan. Bangun hubungan baik dengan masyarakat. Berikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” demikian pesan Pangdam.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi geografis Natuna memiliki tantangan tersendiri. Wilayah kepulauan dan pulau terluar membutuhkan prajurit yang tangguh, profesional, serta siap menghadapi berbagai kondisi.
Pangdam meminta Kodim 0318/Natuna memperkuat pembinaan teritorial. Ia juga mendorong prajurit meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Jadikan keberadaan TNI sebagai bagian dari solusi. Hadirlah untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat,” tegasnya.
Selain memberikan arahan kepada prajurit, Pangdam meninjau sejumlah program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Salah satunya pembangunan sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih. Ia meminta pengerjaan proyek tersebut memperhatikan kualitas dan ketepatan sasaran.
Pangdam berharap fasilitas itu dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Natuna.
Pangdam meminta seluruh pihak mengawasi proses pembangunan. Pengerjaan harus mengikuti perencanaan, memenuhi standar kualitas, dan selesai tepat waktu.
Ia turut menekankan pentingnya koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak terkait. Dukungan penyediaan lahan juga menjadi bagian penting dalam memperlancar pembangunan.
Menurutnya, KDKMP diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa. Program tersebut juga diharapkan memperkuat kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Dalam agenda yang sama, Pangdam melaksanakan penanaman pohon di lingkungan satuan. Kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Pangdam tiba di Natuna bersama para Asisten Kodam XXV/SMR. Kedatangannya disambut Dandim 0318/Natuna, Kolonel Inf Ruruh Sejati, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bandara Raden Sadjad.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Pangdam untuk melihat langsung kondisi satuan sekaligus bertemu dengan prajurit yang bertugas di kawasan perbatasan.
Natuna memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan Indonesia. Karena itu, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga keamanan sekaligus mendorong pembangunan daerah.
Melalui kunjungan tersebut, Pangdam berharap prajurit Kodim 0318/Natuna semakin profesional dan solid. Ia ingin setiap tugas pertahanan berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat.

